Saturday, June 6, 2020

Menjawab Pertanyaan Seputar Layanan Mitsubishi ...



Membaca berbagai literatur tentang otomotif saja tak akan membuat kita paha betul bagaimana kondisi kendaraan. Kecuali dibarengi juga dengan adanya pengalaman merawat mobil sendiri. Nah, tentunya bukan perkara mudah ya merawat kendaraan agar tetap prima saat digunakan.

Butuh berbagai perawatan rutin setiap bulannya. Hal itu membuat kita mesti membangun kemistri dengan kendaraan tersebut agar bila suatu saat ada kendala pun bisa segera kita rasakan saat mengendarainya. Bayangkan saja. dalam kondisi normal saja melakukan perawtan mobil itu bukan perkara yang mudah, apalagi di masa pandemi corona seperti saat ini.

Di masa pandemi begini, kamu yang punya kendaraan roda empat, kamu pasti kepikiran kapan bisa pergi ke diler atau bengkel mobil terdekat untuk melakukan perawatan dan mengecek apakah keadaan mobilmu dalam kondisi baik atau sebaliknya. Padahal kita juga sama-sama tahu, mobil pasti mengalami kendala baik itu di bagian spare partnya maupun mesinnya.

Di bagian spare part yang rutin untuk dicek di antaranya kampas rem yang harus sering diganti agar tidak membahayakan kamu saat berkendara di jalanan. Saat melaju dengan kecepatan tinggi, tentu kamu tidak mau dong rem mobil tidak berfungsi atau blong, karena hal ini bisa membayakan pengemudi, bisa terjadi kecelakaan tunggal atau menabrak pengendara lain.

Selain kampas rem, ada banyak spare part penting lainnya yang perlu diperiksa secara rutin seperti aki, kampas kopling, velg ban, dan masih banyak lagi. Namun, apa daya, di musim pandemi ini diberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), jadi kamu tidak bisa seenaknya pergi ke diler atau bengkel resmi untuk melakukan servis mobil.

Lain ceritanya kalau kamu pengguna mobil produk Mitsubishi, meskipun sedang musim pandemi seperti sekarang ini, kamu tetap bisa merawat mobil milikmu lho. Kok bisa? Tentu saja bisa. Hal ini bisa didapatkan karena brand Mitsubishi telah meluncurkan layanan yang memudahkan pengguna untuk servis mobil dari rumah, nama programnya layanan home service.

Memangnya, apa sih layanan home service itu? Apakah layanan ini aman ya? Kalau servis di rumah, memangnya alatnya lengkap ya?

Pertanyaan-pertanyaan yang bagus itu memang sama seperti yang ada di kepala kita. di sini bakal menjawab pertanyaan-perntanyaan seputar layanan Mitsubishi di masa pandemi ini. Apa sih keunggulannya?

Apa sih yang dimaksud layanan home service Mitsubishi?

Mudahnya, brand Mitsubishi yang telah memiliki jutaan pelanggan di tanah air akan mendapatkan layanan servis mobil ringan atau light maintenance. Prosesnya seperti ini kira-kira; diler resmi Mitsubishi akan mengirimkan mekanik terbaiknya untuk berkunjung ke rumah kamu untuk memberikan perawatan pada mesin mobil milikmu.

Apakah pelayanan home service ini aman dari bahaya penularan covid-19?

Tentu saja aman, karena diler Mitusbishi memiliki protokol kesehatan ketat yang harus dipenuhi seperti mengenakan masker, mencuci tangan, megnenakan pakaian yang bersih sehingga pelanggan bisa merasa aman dan tenang saat mekanik mengunjungi rumah pelanggan.

Lalu, pertanyaan ketiga, memangnya alat-alatnya lengkap ya? Dirumah saya tidak ada alat bengkel sama sekali.

Untuk urusan penyediaan alat-alat servis, pengguna tidak harus merisaukan penyiapan alat servis mobil, karena mekanik telah dibekali dengan alat yang memadai hingga bisa memberikan layanan servis ringan secara berkala selama musim pandemi ini.

Bagian terbaiknya, kamu bisa memesan layanan home service Mitsubishi ini kapanpun karena pihak brand telah menyediakan tim customer care khusus untuk siap siaga melayani pelanggan melalui program home service ini. Jadi, kamu bisa pesan layanan servis mobil di pagi hari, siang, atau bahkan sore hari sesuai jadwal jam operasi diler atau bengkel resmi terdekat dari rumah pelanggan.

Apakah pelanggan diperbolehkan datang ke diler atau bengkel resmi langsung meski di musim pandemi dan pemberlakuan PSBB seperti sekarang ini?

Jawabannya boleh, asalkan pelanggan mengikuti prosedur keamanan yang telah ditentukan oleh brand Mitsubishi. Prosedurnya seperti apa kalau boleh tahu? Begini penjelasannya, jadi pelanggan diharuskan melakukan booking terlebih dahulu secara daring.

Mitsubishi telah menyediakan aplikasi khusus bernama My Mitsubishi Motors ID. Lewat aplikasi ini, kamu bisa mengecek jadwal mana yang cocok buat kamu dan antrian service mobilnya tidak ramai. Kamu bisa menentukan jadwal servis sesuka hati mau itu pagi, siang, atau bahkan sore hari.

Kalau ternyata selama dua minggu full terus banyak yang booking lewat aplikasi jadi percuma dong? Mobil nggak bisa diservis secara menyeluruh di diler resminya?

Tenang aja ya, kamu nggak perlu panik, soalnya Mitsubishi juga punya program bagus lainnya seperti Vehicle Pick-up. Jadi nanti akan ada mekanik dari tim Mitsubishi yang datang untuk menjemput mobil milikmu untuk dibawa ke bengkel resmi untuk melakukan servis secara menyeluruh mulai dari servis ringan, penggantian spare part mobil yang sudah aus, dan perawatan penting lainnya.

Mulai sekarang, kamu bisa duduk manis dirumah aja sambil menunggu mobilmu selesai diservis oleh tim terbaik Mitsubishi. Mau servis mobil? Pakai layanan home service mitsubishi aja. :)


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog DBP Academy x Tempo Blogger Writing Competition

Resensi Buku Jodoh Fahd Pahdepie


SAYA membaca beberapa bukunya Fahd Pahdepie, beberapa buku ditulis waktu dia masih menggunakan nama pena Fahd Djibran. Awal membaca buku Jodoh, mengingatkan saya pada buku Rumah Tangga karya penulis yang sama, atau buku Perjalanan Rasa karya penulis yang sama juga. Rasanya sama, karena cara bercerita dan ide-ide cerita yang hampir mirip. Selain membaca bukunya, saya juga sempat aktif membaca blognya.

Awal mula mengenal tulisan Fahd lewat buku Hidup Berawal dari Mimpi dan Yang Galau Yang Meracau (Curhat Tuan Setan). Bisa dikatakan gaya bercerita Fahd selalu begitu (secara kasar boleh saya bilang begitu-begitu saja). Untungnya cerita yang dihadirkan Fahd menarik. Oleh karena itu membaca buku Jodoh ini, saya kembali merasakan hawa dan pengalaman yang sama, meski rasanya tak sekuat Perjalanan Rasa.

Novel Jodoh menceritakan tentang Sena, yang jatuh cinta kepada Keara dari kelas 1 SD. Cinta yang terlalu sederhana, bahkan sangkin sederhananya Sena tidak tahu bagaimana menjelaskan definisi “cinta”itu. Cinta yang sederhana itu menjadi berbentuk saat mereka berdua sekolah di pesantren yang sama di Garut, di Daarul Arqam. Ketatnya peraturan pesantren tentang hubungan santriwan dan santriwati menjadi pengalaman jatuh cinta tersendiri bagi Sena dan Keara, namun mereka berdua sepenuhnya sadar dan mengetahui bahwa mereka saling menyayangi satu sama lain.

Masalah muncul saat Keara divonis mengidap penyakit Spinal Muscular Atrophy yang menyebabkan Keara bisa lumpuh kapan saja. Dan di sinilah kekuatan novel ini berasal. Fahd dengan lihai menceritakan bagaimana Sena teguh pada pendirian untuk menikahi Keara, meski dokter mengatakan bahwa usia Keara tidak akan lebih dari 23 tahun. Fahd beberapa kali mengutip puisi Sapardi Djoko Damono dalam buku Hujan Bulan Juni–saya jadi ingat bahwa saya belum selesai membaca novel Hujan Bulan Juni yang saya beli beberapa bulan yang lalu.

Saya kira novel ini kisah nyata Fahd dan istrinya, seperti buku Rumah Tangga. Namun, saya salah. Masih seperti tulisan-tulisannya yang lain, Fahd yang memang agak melow romantis membawa pembaca pada situasi yang dilematis: setia pada Keara yang penyakitan dan usianya tidak lama lagi, atau pergi mencari jodoh yang lain? Beberapa kali saya harus menahan nafas, atau bahkan berkaca-kaca ketika membaca bagian-bagian akhir novel ini. Satu pertanyaan besar yang dicari Sena dalam novel ini ada pada judul novelnya: apa itu jodoh? apakah benar kamu jodohku?

Novel yang menarik, layak dibaca oleh teman-teman, baik yang sudah menemukan jodohnya maupun belum, hehe. Saya semakin tersadarkan bahwa cinta sejati kadang tidak membutuhkan alasan.

Akhirnya, meski gaya bercerita Fahd begitu-begitu saja, harus saya akui bahwa novel ini mampu membawa saya terlempar pada perjalanan cinta saya sendiri: dan harus saya akui bahwa novel ini bagus dan layak untuk dibaca. Meski kisah cinta saya tidak mirip dengan kisah cinta Sena, tapi setiap cinta memang butuh perjuangan, jika memang layak diperjuangkan.

Apa Sena berhasil menikahi Keara? Silakan temukan sendiri jawabannya.

 

Artikel ini dikutip dari https://nasikhudinisme.com/2016/02/14/resensi-jodoh-fahd-pahdepie/

3 Novel Recomended Buat Kamu yang Lagi Bucin



Siapa sih yang gak pernah merasakan jatuh cinta? Semua manusia normal di dunia ini pasti pernah merasakannya. Betapa indahnya masa-masa jatuh cinta. Bahkan ada ungkapan dimabuk kepayang, untuk menggambarkan betapa gilanya seorang yang sedang jatuh cinta.

Dalam beberapa kisah roman, cinta begitu mengharu biru dan tragis. Kisah Layla Majnun, Romeo Juliet, Raam Leela, menjadi beberapa contoh bagaimana seorang ketika sedang jatuh cinta. Melakukan apa pun, pasti jadi lebih indah karena hati terasa bebunga-bunga. Dalam istilah sekarang kerap disebut bucin alias budak cinta.

Nah, berkaitan dengan jatuh cinta, aku punya rekomendasi novel cinta terbaik nih buat kamu sekalian.

1. Konspirasi Alam Semesta

Fiersa Besari yang merupakan musisi kegemaran remaja masa kini mengeluarkan sebuah buku berjudul "Konspirasi Alam Semesta" yang dirilis pada tahun 2017. Buku ini menceritakan kisah percintaan antara Juang dan Ana yang menghadapi dilema cinta dan lika liku kehidupan.

Novel "Konspirasi Alam Semesta" diterbitkan oleh Mediakita pada 2017 yang laris manis di pasaran. Buku setebal 244 halaman ini bisa dipesan di berbagai toko buku atau marketplace online.

2. Angan Cinta Senyum Senja

Fahd Pahdephie menulis novel Angan Cinta Senyum Senja yang menceritakan kisah Angan dan Pagi yang terpisah jarak. Ketika keduanya dipertemukan, Angan pun kehilangan kata. Novel yang dirilis pada 2017 ini memiliki ketebalan 360 halaman. Novel ini bisa dibeli di Gremadia book store, Lazada, Bukalapak, dan Shopee dengan harga menarik.

3. Rindu

Siapa yang tak kenal Tere Liye. Dia adalah salah satu penulis hits di era saat ini. Novel "Rindu" karya Tere Liye ini punya tebal 544 halaman. Novel ini menceritakan kerinduan tersirat seorang penulis. Deretan kata kerinduan itu disiratkan dalam perjalanan berbulan-bulan menggunakan kapal dalam rangka menunaikan ibadah. Novel ini pun menggambarkan kerinduan akan jawaban atas segala kisah dalam kotak-kotak masa lalu dengan berbagai label.

Jadi, kawna-kawan daripada kelamaan bucin tanpa alasan jelas, buang-buang waktu menunggu si dia peka, lebih baik habiskan waktumu untuk membaca buku-buku di atas dan tentu raih inspirasi dan manfaat dari pesan yang ada di dalamnya.

Menjawab Pertanyaan Seputar Layanan Mitsubishi ...

Membaca berbagai literatur tentang otomotif saja tak akan membuat kita paha betul bagaimana kondisi kendaraan. Kecuali dibarengi juga denga...